Berita Unik - Banyak anak-anak menghabiskan waktu untuk melihat film ataupun untuk bermain ketika berumur 10 tahun. Mereka juga sedang menikmati masa-masa kecilnya untuk bermain-main dengan sebayanya.
Tapi, remaja cilik bernama Isabel Sieh satu ini, punya pemikiran lain. Gadis berumur 13 tahun mendirikan komunitas yang bernama "Girls Will Code" untuk mengajarkan gadis muda lainnya membikin kode program (coding).
Girl Will Code ini merupakan komunitas bagi anak perempuan yang suka membikin kode program komputer.
Remaja Filipina ini mengaku jatuh cinta terhadap program komputer sejak berumur 10 tahun.
Komunitas ini telah didirikan tiga tahun lalu. Itu artinya, saat berumur 10 tahun, Sieh telah mengajarkan anak sebayanya untuk membikin kode program komputer.
"Ketika saya berumur 10 tahun, guru saya tahu bahwa saya jatuh cinta dengan matematika. Dirinya pun menyarankan saya untuk belajar coding," kata Sieh.
Untunglah, niat Sieh mendirikan perusahaan " Girl Will Code" ini didukung oleh orang tuanya. Sang ibu, Roma, mendorong penuh Sieh untuk belajar coding.
"Sebagai orang tua, kita bertanya dulu, tapi kita membuka peluang serta memberbagi ruang bagi Sieh untuk meperbuatnya," kata Ronna.
Lalu, sang guru memperlihatkan sebuah website bernama Code Academy. Remaja cilik ini pun belajar Hypertext Markup Language (HTML) serta JavaScript lewat kelas online. Sekadar informasi, HTML merupakan sistem teks yang berisi huruf, warna, grafis, serta tautan dalam sebuah situs, sedangkan JavaScript merupakan sebuah bahasa program untuk membikin sebuahsitus menjadi interaktif.
No comments:
Post a Comment