Foto Unik - Awal Perang Dunia II, kekuatan militer Jerman seakan dianggap yang takkan terkalahkan. Dengan teknologinya dijaman itu, Jerman bisa menguasai Polandia hingga Perancis menjalar ke Norwegia hingga Yunani hanya dalam waktu sebentar.
Di kala itu muncul berbagai pemberitaan bahwa Jerman sudah menyiapkan detil peperangan jauh sebelum perang itu sendiri pecah. Ada juga yang menyebutkan bahwa kekuatan militer Jerman jauh lebih besar dari sekutu. Namun kebenaran kabar itu masih menjadi pertanyaan.
Bagaimana yang sebenarnya terjadi di awal Perang Dunia II ini? Apa saja faktor yang menyebabkan Jerman dapat memiliki keunggulan lebih besar dibandingkan dengan musuh-musuhnya yang lain?
Ternyata salah satu faktornya adalah persenjataan. Saat Hitler berkuasa, produksi senjata-senjata baru dimulai, mereka dibangun dengan teknologi terbaru yang cukup maju di jaman itu.
Meski sekutu mempunyai jumlah pasukan yang besar, peralatan mereka tidak cukup untuk membendung kekuatan Jerman dengan teknologi terbarunya. Namun fakta berkata lain. Jerman akhirnya bertekuk lutut pada sekutu.
Disisi lain, sekutu masih banyak mengandalkan peralatan militer sisa Perang Dunia I yang sudah berusia 30 tahun.
Nah mau tahu senjata apa saja yang di gunakan Jerman sehingga di takuti musuh-musuhnya?
1. The Sun Gun
Sun Gun adalah senjata orbital teoritis yang diteliti serta dikembangkan oleh Nazi selagi dalam masa Perang Dunia. Konsep senjata ini pertama kali dikemukakan oleh seorang fisiteman Jerman bernama Hermann Oberth, pada tahun 1929.
Oberth mendesain suatu stasiun ruang antariksa yang mempunyai cermin cekung seluas 100 meter. Nantinya, cermin ini bakal dipakai untuk memantulkan sinar matahari ke titik terkonsentrasi di Bumi. Bayangkan apabila sinar matahari terpusat pada titik tertentu di Bumi.
2. Gustav, Tank Terbesar
Gustav adalah senjata terbesar yang sempat dibangun manusia, dengan ukuran peluru 31.5 inci, serta berat lebih dari 4 ton. Upaya merangkai Gustav memerlukan 4000 prajurit. Gustav sanggup meperbuat 42 kali serangan sejauh 145 Km, tidak heran senjata raksasa ini disebut sebagai karya paling baik umat manusia dijaman itu.
Bila pada umumnya meriam dirancang untuk menghancurkan sesuatu yang ada di luar, maka Sonic Cannon bermanfaat menghancurkan yang ada di tahap dalamnya.
Dengan kata lain, meriam ini sanggup mengeluarkan suara yang bisa menghancurkan seseorang yang mendengarnya. Senjata ini dikembangkan oleh seorang insinyur Nazi selagi tahun 1940.
4. Henschel HS 293, penerus " Fritz-X"
Kegagalan Fritz-X tidak membikin Nazi Jerman berhenti berinovasi, faktor ini dibuktikan dengan senjata lain yang dikenal paling manjur menghancurkan kapal sekutu, Henschel HS 293. Ini adalah rudal terakhir karya Nazi yang dipakai pada tahun 1943.
Rudal itu sanggup membikin kapal sekutu kocar-kacir selagi pertempuran kala itu, serta canggihnya rudal ini memakai teknologi frekuensi radio.
Inovasi Jerman terbukti tidak ada habisnya. Walau kalah dalam Perang Dunia II, Jerman disebut sukses membikin Fritz-X. Ini seperti rudal jarak jauh yang bisa dikendalikan untuk mencapai sasaran dengan sempurna.
Setidak sedikit 2000 rudal telah dibangun tetapi hanya 200 yang dipakai.
Senjata rahasia pertama milik Nazi adalah V3 Cannon. Ini adalah meriam yang berkapasitas sangat besar serta disimpan di atas bukit. Performa menembaknya disebut sanggup melintasi Selat Inggris dari Perancis ke London. Bagus!
Saat perang terjadi, meriam ini sanggup menembakkan tidak sedikit sekali bahan peledak ke negara-negara Eropa di kurang lebih Jerman hingga membikin tidak sedikit sekali kehancuran. Sayangnya proyek ini dihentikan sebab terbentur persoalan anggaran operasional yang terlalu besar.
Mereka dijuluki " doodlebugs" oleh Sekutu. Robot tank penghancur ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1942, tujuannya untuk menghancurkan para musuh dari jarak jauh.
Nazi Jerman sukses memproduksi setidak sedikit 4200 buah, walau begitu, tank ini terbilang produk gagal, kenapa? Sebab sangat susah dikendalikan serta berlangsung sangat lambat.
8. Die Glocke (Bel)
Die Glocke (Bel) adalah nama dari senjata rahasia Nazi dengan teknologi super melebihi zamannya. Satu-satunya sumber yang menceritakan faktor ini adalah buku jurnalisme pertahanan luar antariksa Polandia serta sejarawan militer Igor Witkowski, yang telah mengklaim bahwa Die Glocke adalah salah satu senjata rahasia yang menarik (Wunderwaffe). Faktor ini menjadi terkenal seusai diangkat oleh Nick Cook, Joseph P. Farrell serta website-website teori konspirasi, yang mengkaitkannya dengan okultisme Nazi serta pencarian energi anti-gravitasi.
Alat ini dikatakan terbentuk dari bahan metalik, dengan lebar 9 kaki serta tinggi 12 hingga 15 kaki, dengan bentuk sangat mirip dengan bel (makanya nama Die Glocke itu tercipta). Di dalamnya tersedia dua silinder yang berotasi berlawanan serta diisi dengan zat yang serupa dengan merkuri yang bakal berwarna lembayung ketika diaktifkan (nama sebetulnya adalah Xerum 525, tapi telah dispekulasikan sebagai Merkuri Merah). Bila benda ini beraksi, maka Die Glocke bakal memancarkan radiasi kuat, yang pada kenyataannya telah membunuh beberapa ilmuwan yang terlibat dalam pembuatannya, juga tidak sedikit tanaman serta fauna percobaan!
Roket V2 adalah roket jarak jauh yang paling ditakuti. Beberapa bulan sebelum roket ini diluncurkan. sejak tahun 1943, dua pelindung berat alat peluncur roket ini telah dibangun dekat St-Omer: pelindung “ blockhaus” di Eperlecques serta La Coupole.
Tempat pembuatan roket ini terdiri system jaringan suplai yang rumit, tentara jerman memakai para tahanan penjara untuk merakit mekanisme ini, yaitu senjata yang paling ditakuti dalam perang dunia 2. Dari Jerman mereka kemudian membawanya dengan kereta api ke Perancis untuk kemudian diluncurkan menghantam kota London serta skitarnya.
Rocket V2 mengangkat tidak lebih lbih 2000 lbs bahan peledak, serta hanya membutuhkan waktu 4 detik untuk mencapai sasaran dari ketinggian 3500 mph. ini sungguh senjata yang menakutkan sebab darang dari langit tanpa peringatan. Tidak seperti Roket “ doodlebug: V1s roket V2 tdak bisa dipantau baik dari bawah pesawat sekalipun.









No comments:
Post a Comment